Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor SE Undang Mahasiswa Dialog Terbuka  


Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor SE akhirnya mengundang para mahasiswa yang melakukan aksi pasang spanduk pada perayaan HUT ke-14 Kabupaten Humbahas yang digelar di Tanah Lapang Merdeka Doloksanggul, Sabtu (29/7) lalu, untuk melakukan dialog terbuka terkait perkembangan pembangunan daerah itu, Rabu (2/8) di ruang rapat sekretariat Kantor Bupati, Bukit Inspirasi Doloksanggul.

Dalam sambutannya Bupati Dosmar Banjarnahor,SE didampingi Wakil Bupati Saut Parlindungan Simamora, Sekdakab Saul Situmorang, Wakapolres Humbahas Kompol T Pasaribu, Asisten I Pemerintahan Tonny Sihobing para pimpinan SKPD, dan pengurus LADN Humbahas menyampaikan, bahwa penyampaian aspirasi mahasiswa/i putra/i Humbahas pada saat perayaan HUT Humbahas beberapa waktu lalu telah dia tanggapi melalui media sosial akun facebooknya. Di sana ia menjelaskan bahwa tidak ada yang salah dengan aksi mahasiswa yang menyampaikan aspirasi melalui tulisan atau spanduk pada HUT Humbahas Ke-14.

“Itu sebagai bahan untuk mengingatkan agar lebih bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja serius. Tetapi yakinlah bahwa kami (Pemda) Humbahas akan mewujudkan janji kampanye, dan perlu diingat, bahwa perubahan membutuhkan proses tidak seperti membalikkan tangan. Oleh karena itu, kepada adik-adik mahasiswa tetap melakukan kewajiban untuk terus bejalar agar menjadi generasi emas dari Humbahas,” kata Bupati Dosmar.

Pada kesempatan itu juga, Dosmar menjelaskan visi dan misi Kabupaten Humbahas yakni “Mewujudkan Humbang Hasundutan yan hebat dan bermentalitas unggul.  Selain itu, bupati juga menyampaikan sejumlah capaian mereka sejak dilantik menjadi bupati/wakil bupati Humbahas, di antaranya bahwa laporan keuangan Pemkab Humbahas TA 2016 memperoleh opini WDP dari BPK RI, peringkat pertama atas laporan hasil pemantauan penyesaian kerugiaan daerah tingkat Provsu, penghargaan dari Kementerian Kesehatan terkait pencapaian imunisasi dasar lengkap di atas 80 persen tahun 2017.

Berikutnya, penghargaan jaminan kesehatan nasional award 2016 dari BPJS Pusat, penghargaan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional berupa piagam anugrah Pangripta Nusantara 2017 dalam hal perencanaan pembangunan peringkat pertama di Sumut dan nomor 6 tingkat nasinal. Dan untuk bidang pendidikan, pada tahun 2017, sebanyak 452 siswa/i lulusan SMA/SMK Kabupaten Humbahas masuk di perguruan tinggi negeri termasuk di dalammya 41 orang masuk di 10 perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Selanjutnya pada tanggal 26 Desember 2016 lalu, pemerintah pusat memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Humbahas menjadi tuan rumah penyelenggaraan Natal Nasional yang berjalan dengan sukses, aman dan tenteram. “Hal ini dapat kita capai berkat kerjasama yang baik dari seluruh elemen, baik pemerintah, TNI, Polri dan seluruh lapisan masyarakat dan menunjukkan bahwa tolenrasi antar umat beragama berjalan dengan baik, tidak terpengaruh dengan hal-hal intoleran di daerah lain,” ucap bupati.

Selain itu, kata dia, Pemprovsu juga memberikan kepercayaan kepada daerah itu sebagai tuan rumah pelaksanaan PRSU ke 46 tahun 2017 serta menjadi tuan rumah pelaksanan Festival Danau Toba pada bulan Desember nanti. “Hal ini merupakan peluang dan sarana memperkenalkan beragam potensi daerah, wisata dan budaya serta situs Raja Sisingamangaraja Ke-XII sebagai pahlawan nasional yang ada di Kabupaten Humbahas,” ujarnya.

Lebih lanjut bupati menyampaikan bahwa Pemkab Humbahas sedang menggalakkan program ekonomi kerakyatan melalui produksi pertanin rakyat yang direspon dengan dukungan nyata dari pemerintah pusat. Terbukti dengan kunjungan kerja dan hasil audensi dengan kementerian terkait, sejak tahun 2016 sampai Juli 2017, bantuan yang telah diterima antara lain, mesin pertanian seperti hand traktor sebanyak 179 unit, corn sheller 10 unit, combine harverster 15 unit, traktor besar 6 unit, rice transplanter 8 unit, cultivater 9 unit, excavator mini 2 unit, dan traktor roda mini empat 7 unit.

Selain itu, kata dia, pemerintah pusat juga sedang memprogramkan seluas 144.000 hektar pertanaman jagung di provinsi Sumut. Dan untuk Kabupaten Humbahas  mendapat alokasi seluas 11 ribu Ha.“Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan akan menerima bantuan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman antara lain, 20 unit traktor besar 90 PK dan 5 unit excavator. Bantuan ini merupakan wujud nyata dukungan pemerintah pusat dalam meningkatkan pertanian khususnya pertanaman padi, jagung dan keledai di Kabupaten Humbahas,” kata Dosmar.

Pada kesempatan itu juga  bupati menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu, komisi IV dan komisi V DPR RI telah melakukan kunjungan kerja daerah itu dengan meninjau sejumlah lokasi serta memberikan bantuan berupa 2 unit traktor roda empat, 11 unit traktor traktor roda dua, 11 pompa, 2 excavator, 17 knapsak sprayer dan 4 unit cultivator.

Dia juga menjelaskan, untuk mempercepat pembangunan di sektor pertanian, pada tahun 2017 ini telah direkrut 153 orang penyuluh pertanian swadaya (PPS) dan sudah ditempatkan di 153 dese di 10 kecamatan di daerah itu. “Hal itu dilakukan dalam rangka mengatasi keterbatasan SDM penyuluh pertanian. Di mana kata dia, sampai akhir tahun 2016 hanya ada 25 orang tenaga penyuluh pertanian untuk melayani 153 desa (779 kelompok tani). Padahal idealnya 1 desa mininal 1 orang tenaga PPL,” urainya.

Selain itu, bupati juga menjelaskan beberapa hal penting terkait kondisi daerah itu saat ini dan beberapa kendala yang mereka hadapi semenjak mereka dilantik menjadi bupati dan wakil bupati seperti pengangkatan pejabat di lingkungan Pemkab Humbahas, penggunaan anggaran pendapatan dan belanja daerah, pembentukan perusahaan daerah, illegal logging (pembalakan hutan), dan rencana lokasi taman bunga Danau Toba.

“Kami menyadari sebagai manusia yang memiliki kekurangan dan keterbatasan dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, kami menerima masukan dan saran dari para tokoh masyarakat dan mahasiswa-mahasiswi putra-putri Humbang Hasundutan demi terwujudnya Humbang Hasundutan yang hebat dan bermentalitas unggul,” pungkasnya.

Sementara itu, beberapa perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Humbang Hasundutan yakni Supriadi Purba, Tagor Pasaribu, Aferi Tumanggor, dan Mandora Simanullang, dalam sesi tanya jawab satu persatu menyampaikan sejumlah pertanyaan kritikan dan masukan terkait berbagai polemik kesejahteraan masyarakat terlebih nasib petani, pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pertanian, pariwisata, serta jalannya roda pemerintahan Humbang Hasundutan selama lebih kurang 1,5 tahun ini.

Menjawab seluruh kritikan dan masukan dari para mahasiswa itu, Bupati Dosmar menyampaikan sebagai manusia, pihaknya menyadari memiliki kekurangan dan keterbatasan dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, dia menegaskan pihaknya siap untuk menerima masukan dan saran dari para tokoh masyarakat dan mahasiswa-mahasiswi putra-putri Humbang Hasundutan demi terwujudnya Humbang Hasundutan yang hebat dan bermentalitas unggul, dengan bekerja keras, bekerja cerdas dan kerja serius,” tukasnya.

Di akhir sambutannya, bupati juga mengajak para mahasiswa yang hadir pada kesempatan itu untuk mengagendakan agar setiap libur semester dilakukan duduk bersama membahas perkembangan dan memberikan sulusi dan buah pemikiran demi kemajuan dan kebaikan Kabupaten Humbahas ke depan. (Diskominfo – HH).